Surabaya, 22 April 2026 — Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Wijaya Kusuma Surabaya menggelar workshop bertema Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) dan Kurikulum Berbasis Outcome-Based Education (OBE) yang diikuti oleh para dosen dan tenaga kependidikan. Kegiatan ini berlangsung di ruang rapat utama dengan suasana tertib dan penuh antusiasme dari seluruh peserta.
Workshop tersebut menghadirkan narasumber Prof. Dr. A.G. Tamrin, M.Pd., M.Si., Guru Besar Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS), yang memberikan pemaparan mendalam terkait implementasi SPMI dan pengembangan kurikulum berbasis OBE di perguruan tinggi.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman civitas akademika terkait implementasi SPMI serta penyusunan kurikulum berbasis OBE yang selaras dengan standar pendidikan tinggi nasional. Melalui workshop ini, peserta diharapkan mampu merancang proses pembelajaran yang lebih terukur, berorientasi pada capaian lulusan, serta relevan dengan kebutuhan dunia kerja.
Dalam sesi pemaparan, narasumber menekankan pentingnya integrasi antara SPMI dan OBE dalam menjamin mutu pendidikan secara berkelanjutan. Kurikulum berbasis OBE menitikberatkan pada pencapaian kompetensi mahasiswa yang terukur melalui indikator capaian pembelajaran lulusan (CPL), sehingga proses evaluasi menjadi lebih sistematis dan terarah.
Selain itu, workshop ini juga menyoroti revitalisasi pendidikan Bahasa Inggris menuju keunggulan sebagai langkah strategis dalam menghadapi persaingan global. Revitalisasi tersebut mencakup penguatan kemampuan komunikatif mahasiswa, peningkatan kualitas pembelajaran berbasis praktik, serta pemanfaatan teknologi digital dalam pengajaran Bahasa Inggris. Langkah ini dinilai penting untuk mencetak lulusan yang adaptif, kompetitif, dan berdaya saing internasional.
Peserta workshop terlihat aktif mengikuti materi yang disampaikan, ditunjukkan melalui diskusi interaktif dan sesi tanya jawab. Kegiatan ini juga dilengkapi dengan praktik penyusunan dokumen kurikulum berbasis OBE, mulai dari pemetaan CPL, penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS), hingga sistem evaluasi pembelajaran.
Dekan FKIP Universitas Wijaya Kusuma Surabaya dalam sambutannya menyampaikan bahwa workshop ini merupakan bagian dari upaya strategis fakultas dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan daya saing lulusan. “Dengan penerapan SPMI yang kuat, kurikulum berbasis OBE, serta revitalisasi pendidikan Bahasa Inggris, kami optimistis mampu mencetak lulusan yang unggul dan siap menghadapi tantangan global,” ujarnya.
Kegiatan ditutup dengan sesi dokumentasi bersama sebagai bentuk komitmen seluruh peserta dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan di lingkungan FKIP Universitas Wijaya Kusuma Surabaya. Workshop ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam mendorong transformasi pendidikan yang lebih adaptif, inovatif, dan berkualitas tinggi.