Surabaya – Mahasiswa tidak hanya dituntut berprestasi di ruang perkuliahan, tetapi juga mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya di berbagai bidang. Hal tersebut dibuktikan oleh Cahya Permata Aida, mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (UWKS), yang berhasil mengukir prestasi membanggakan pada ajang USM National Archery Championship 2026 di Universitas Semarang.
Dalam kompetisi panahan tingkat nasional yang berlangsung pada 11–13 Juni 2026, Cahya tampil meyakinkan sejak babak awal hingga final. Berkat ketenangan, konsistensi, dan ketepatan dalam setiap pertandingan, ia sukses meraih Juara 1 Individu Putri dan Juara 1 Eliminasi. Tidak berhenti di situ, Cahya juga memperoleh Juara 2 Total Sesi serta Juara 3 Mix Team bersama Muhammad Alfian Fariz dari Fakultas Hukum UWKS.
Prestasi tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP UWKS. Capaian itu menunjukkan bahwa mahasiswa tidak hanya mampu mengembangkan kemampuan akademik sebagai calon pendidik bahasa Inggris, tetapi juga memiliki kesempatan untuk berprestasi sesuai minat dan bakat yang dimiliki.
Keberhasilan Cahya juga menjadi bagian dari pencapaian kontingen UKM Panahan Universitas Wijaya Kusuma Surabaya yang tampil impresif selama kejuaraan. Tim UWKS berhasil membawa pulang sejumlah gelar, termasuk Juara 1 Beregu Putra, sehingga semakin mengukuhkan eksistensi universitas dalam kompetisi olahraga antarperguruan tinggi tingkat nasional.
Sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan kerja keras tersebut, Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP UWKS memberikan uang pembinaan kepada Cahya Permata Aida. Apresiasi ini diberikan sebagai motivasi agar mahasiswa terus mengembangkan potensinya sekaligus mendorong lahirnya lebih banyak prestasi dari sivitas akademika Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris.
Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP UWKS, Dr. Amiruddin Hadi Wibowo, M.Pd., menyampaikan bahwa pencapaian Cahya merupakan gambaran nyata dari semangat mahasiswa dalam memanfaatkan setiap kesempatan untuk berkembang.
"Kami percaya bahwa pendidikan tidak hanya berlangsung di dalam kelas. Mahasiswa perlu diberi ruang untuk mengembangkan kemampuan, karakter, kepemimpinan, dan kepercayaan diri melalui berbagai aktivitas positif. Prestasi Cahya menjadi bukti bahwa mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris FKIP UWKS mampu bersaing di tingkat nasional sekaligus membawa nama baik universitas. Program studi akan terus memberikan dukungan dan apresiasi kepada mahasiswa yang berani berkarya dan berprestasi," ujarnya.
Menurutnya, keberhasilan mahasiswa merupakan salah satu indikator keberhasilan proses pembelajaran yang mengintegrasikan kompetensi akademik dengan pengembangan soft skills. Oleh karena itu, Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris terus mendorong mahasiswa untuk aktif mengikuti kompetisi, organisasi, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, hingga berbagai program pengembangan diri di tingkat nasional maupun internasional.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui kurikulum yang adaptif, pembelajaran berbasis praktik, serta pendampingan intensif dari dosen yang berpengalaman. Selain mempersiapkan mahasiswa menjadi pendidik bahasa Inggris yang profesional, program studi juga membangun budaya akademik yang mendorong kreativitas, inovasi, kolaborasi, dan pencapaian prestasi di berbagai bidang.
Keberhasilan Cahya Permata Aida diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh mahasiswa untuk terus berani mencoba, mengembangkan potensi, dan menjadikan setiap kompetisi sebagai sarana pembelajaran sekaligus pembuktian diri. Bagi Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP UWKS, setiap prestasi mahasiswa merupakan cerminan kualitas pembinaan akademik dan karakter yang terus dikembangkan demi melahirkan lulusan yang unggul, adaptif, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan bangsa.